Penggunaan KB suntik memang memiliki beberapa kelebihan dibandingkan alat kontrasepsi lainnya. Berikut beberapa keuntungan yang bisa diberikan suntikan KB.
1. KB suntik efektif mencegah kehamilan
KB injeksi merupakan salah satu alat kontrasepsi yang 99% efektif mencegah kehamilan jika dilakukan dengan benar. Artinya, hanya 3 dari 100 wanita yang dilaporkan hamil setelah pakai KB ini karena penggunaan yang keliru. Satu kali suntik hormon ini mampu mencegah kehamilan selama 2 – 3,5 bulan (8 – 13 minggu). Maka dari itu, Anda tidak perlu repot mengingat jadwal minum dosis atau bolak-balik beli obat seperti pil KB. Anda hanya perlu pergi ke dokter setiap 3 bulan sekali untuk mendapat KB injeksi ulang.
2. Tidak mengganggu aktivitas seks
Manfaat suntik KB lainnya adalah tidak mengganggu aktivitas seks dengan pasangan. Selama KB belum kedaluwarsa, kontrasepsi ini masih efektif mencegah kehamilan meski Anda berhubungan seks tanpa kondom. KB injeksi juga tidak membuat hubungan intim dengan pasangan terganggu. Hal ini karena KB injeksi tidak meninggalkan benang seperti yang ada pada KB spiral (IUD). Benang yang menggantung atau tersisa di vagina karena pakai KB spiral sering kali membuat seks terasa sedikit tidak nyaman.
3. KB suntik tergolong aman
KB injeksi juga termasuk kontrasepsi aman untuk ibu menyusui. Jadi, bagi para ibu menyusui yang ingin menunda kehamilan, alat kontrasepsi ini bisa jadi salah satu pilihan yang tepat. Ditambah lagi, alat kontrasepsi hormonal ini tidak memiliki reaksi negatif terhadap obat-obatan lain yang Anda gunakan. Jadi, Anda tidak perlu merasa khawatir jika harus minum obat-obatan tertentu demi mengatasi kondisi kesehatan lainnya.
4. Bermanfaat untuk kondisi kesehatan
Manfaat lain saat menggunakan suntikan KB 3 bulan ataupun 1 bulan adalah membantu meringankan gejala berikut ini.Premenstrual syndrome (PMS). Gangguan menstruasi yang terjadi akibat endometriosis. Rasa nyeri saat menstruasi setiap bulan. Ditambah lagi, metode kontrasepsi ini juga bisa membantu Anda terhindar dari risiko kanker rahim serta kehamilan ektopik.
KB injeksi merupakan salah satu alat kontrasepsi yang 99% efektif mencegah kehamilan jika dilakukan dengan benar. Artinya, hanya 3 dari 100 wanita yang dilaporkan hamil setelah pakai KB ini karena penggunaan yang keliru. Satu kali suntik hormon ini mampu mencegah kehamilan selama 2 – 3,5 bulan (8 – 13 minggu). Maka dari itu, Anda tidak perlu repot mengingat jadwal minum dosis atau bolak-balik beli obat seperti pil KB. Anda hanya perlu pergi ke dokter setiap 3 bulan sekali untuk mendapat KB injeksi ulang.
2. Tidak mengganggu aktivitas seks
Manfaat suntik KB lainnya adalah tidak mengganggu aktivitas seks dengan pasangan. Selama KB belum kedaluwarsa, kontrasepsi ini masih efektif mencegah kehamilan meski Anda berhubungan seks tanpa kondom. KB injeksi juga tidak membuat hubungan intim dengan pasangan terganggu. Hal ini karena KB injeksi tidak meninggalkan benang seperti yang ada pada KB spiral (IUD). Benang yang menggantung atau tersisa di vagina karena pakai KB spiral sering kali membuat seks terasa sedikit tidak nyaman.
3. KB suntik tergolong aman
KB injeksi juga termasuk kontrasepsi aman untuk ibu menyusui. Jadi, bagi para ibu menyusui yang ingin menunda kehamilan, alat kontrasepsi ini bisa jadi salah satu pilihan yang tepat. Ditambah lagi, alat kontrasepsi hormonal ini tidak memiliki reaksi negatif terhadap obat-obatan lain yang Anda gunakan. Jadi, Anda tidak perlu merasa khawatir jika harus minum obat-obatan tertentu demi mengatasi kondisi kesehatan lainnya.
4. Bermanfaat untuk kondisi kesehatan
Manfaat lain saat menggunakan suntikan KB 3 bulan ataupun 1 bulan adalah membantu meringankan gejala berikut ini.Premenstrual syndrome (PMS). Gangguan menstruasi yang terjadi akibat endometriosis. Rasa nyeri saat menstruasi setiap bulan. Ditambah lagi, metode kontrasepsi ini juga bisa membantu Anda terhindar dari risiko kanker rahim serta kehamilan ektopik.
Comments
Post a Comment